Author : Rohmatu Ainawati   , Kemalasari, Niam Tamami
ABSTRAK

Di era perkembangan teknologi dan industri yang pesat ini, pasokan udara bersih semakin menurun seperti data yang dilansir oleh organisasi kesehatan dunia WHO dimana lebih dari 90 persen penduduk dunia menghirup udara dengan kualitas buruk. Salah satu masalah yang muncul adalah gangguan pada paru-paru. Pada proyek akhir ini akan dirancang dan dibuat suatu alat pendeteksi kesehatan paru-paru menggunakan sensor piezelektrik yang diletakkan pada bagian dada subjek. Pada saat proses respirasi terjadi perubahan tekanan pada rongga dada karena proses menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Sensor piezoelektrik ini akan mengukur perubahan tekanan pada rongga dada tersebut untuk mengukur kapasitas vital paru-paru. Kemudian hasil pengukuran tersebut akan dibandingkan dengan hasil prediksi perhitungan kapasitas vital paru-paru subjek yang dihitung berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tinggi badan. Jika hasil perbandingan lebih dari 80% maka dapat dikatakan paru-paru sehat. Dari alat ini akan didapatkan informasi terkait kapasitas vital paruparu dan kondisi kesehatan paru-paru yang ditampilkan pada aplikasi Android. Dari beberapa subjek yang telah melakukan pengujian menggunakan alat ini, dapat diketahui bahwa alat ini memiliki error sebesar 5,1% dengan tingkat keberhasilan 94,9%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]