Author : Edo Bagus Prastika   , Agus Indra Gunawan, Bima Sena Bayu Dewantara
ABSTRAK

Gelombang ultrasonik telah digunakan dalam banyak bidang pengukuran, salah satunya untuk melakukan uji kualitas suatu produk. Pengujian dengan menggunakan gelombang ultrasonik yang bersifat non-destructive dan dapat diterapkan pada minyak nabati. Pada penelitian ini, dengan menggunakan gelombang ultrasonik sebesar 3 MHz, suatu parameter yang dapat menentukan kualitas dari minyak nabati yaitu impedansi akustik dapat diukur. Melalui pengukuran spesimen berupa larutan garam dengan konsentrasi dari 0 – 10%, maka suatu kurva konversi dapat dibuat untuk mengkonversi nilai intensitas minyak nabati kedalam impedansi akustik. Pengolahan sinyal untuk membuang noise serta menganalisa karakteristik sinyal echo dilakukan dengan menggunakan metode Wavelet. Berdasarkan hasil pengukuran, maka hanya parameter Root Mean Square (RMS) yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan kurva kalibrasi, dengan nilai error sebesar 0,65512% saat dibandingkan dengan hasil kalkulasi. Pengukuran dilakukan dengan memindai objek sehingga profil dua dimensi dapat dibangun. Berdasarkan data pengukuran minyak nabati dengan sampel berupa minyak goreng, minyak jelantah, oli mesin, minyak zaitun, minyak jarak dan minyak kelapa, didapatkan nilai impedansi akustik terbesar adalah minyak jarak dengan nilai 1,41767 MNs/m3.

[DOWNLOAD ABSTRACT]