Author : Muhammad Harits Ibrahim   , Miftahul Huda, Prima Kristalina
ABSTRAK

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah hutan tropis terluas dan terkaya keanekaragaman hayatinya di dunia. Puluhan juta masyarakat Indonesia mengandalkan hidup dan mata pencahariannya dari hutan, baik dari mengumpulkan berbagai jenis hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka atau bekerja pada sektor industri pengolahan kayu. Perlindungan hutan seluas ini tentu tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri, bersenjatakan patroli satgas yang tentunya melihat fakta di lapangan, masih belum dapat menyelesaikan masalah hutan yang kian intens. Penggunaan teknologi yang ada pun terbatas pada teknologi drone yang kurang ekonomis dan tidak efisien. Pengawasan wilayah hutan dengan menggunakan patroli dan drone dirasa masih belum bisa menekan angka penebangan hutan liar yang saat ini merajalela. Menurut kabar berita harian Kompas, setiap tahunnya Indonesia kehilangan lebih dari 600.000 hektar lahan hutan. Untuk itulah perangkat ini digagas untuk bisa membantu melakukan pengawasan terhadap wilayah hutan khususnya di Indonesia. Perangkat yang dibuat merupakan sebuah platform terintegrasi antar perangkat Internet of Things (IoT) yang diletakkan didalam hutan di tiap radius tertentu. Perangkat ini menggunakan analisa suara yang berguna sebagai pendeteksi dari suara gergaji mesin. Menggunakan MFCCs dan Euclidean distance sebagai metode untuk mengenali suara yang terekam merupakan suara gergaji mesin atau bukan. Perangkat ini dapat mengolah data suara sekitar yang apabila terdeteksi terdapat penebangan secara ilegal, dapat memberikan alert pada petugas terkait dan pengguna sehingga dapat ditindak lanjut. Monitoring dapat dilakukan 24 jam tanpa henti dan tidak hanya pemerintah yang bertanggung jawab atas keselamatan paru-paru dunia ini.

[DOWNLOAD ABSTRACT]