RANCANG BANGUN ALAT PENENTU MASA PANEN GARAM BERDASARKAN KADAR GARAM DAN KEKENTALAN CAIRAN BERBASIS MIKROKONTROLER
ABSTRAK
Pada era globalisasi ini semua perangkat elektronik sudah serba berbasis wireless. Dunia industri, khususnya pertanian juga tidak mau ketinggalan dalam mengikuti perkembangan zaman. Pembuatan sebuah alat untuk mengetahui masa panen garam dengan memantau kadar garam dan kekentalan air garam. Ada dua parameter yang bisa menjadi tolok ukur bahwa garam siap dipanen atau menuju proses selanjutnya. Alasan mendasar pembuatan alat ini untuk megatasi masalah gagal panen dan membuat garam hasil panen berkualitas baik. Pada proyek akhir ini metodologi yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi tahapan rekayasa sistem, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan tahap pengujian. Pembuatan alat ukur kadar garam (salinitas) menggunakan sensor konduktivitas dan alat ukur kekentalan cairan (viskositas) menggunakan Baume meter. Data hasil pembcaan sensor akan diproses dan dikonversi menjadi data digital dengan program yang ada di mikrokontroler. Data yang didapat berupa konduktivitas (µS) dan tegangan (V), yang masing-masing akan dikonversi menjadi persentase NaCl dan derajat Baume. Dari mikrokontroler akan mengirim data ke modul wifi ESP8266 yang akan dimasukkan ke database (internet). Terakhir dibuat web untuk menampilkan data yang ada pada database tersebut, untuk mengecek apakah air garam sudah siap dipanen atau belum. Hasilnya untuk bisa panen air harus memiliki kadar garam 90% dan kekentalan cairan 24oBe. Jika sudah mencapai standar tersebut petani bisa menunggu 7-10 hari untuk membuat air tersebut menjadi kristal.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer