Author : Alfian Tohari   , Sritrusta Sukaridhoto, Achmad Basuki
ABSTRAK

Kementrian Pemuda dan Olahraga mencatat bahwa Indonesia memiliki kemampuan olahraga atletik seperti nomor lari, lompat dan lempar serta menjadi juara pertama pada ajang SEA GAMES tahun 2011. Namun faktanya, dari tahun ke tahun prestasi Indonesia mengalami penurunan, khususnya pada cabang olahraga atletik. Hal ini dikarenakan belum adanya sistem monitoring yang terintegrasi terhadap atlet. Posisi tubuh, gerakan atlet dan ritme detak jantung tidak terpantau pada saat di lapangan. Pada cabang olahraga atletik, posisi dan gerak tubuh atlet menentukan keberhasilan atlet dalam kejuaraan. Dengan adanya permasalahan tersebut, muncul solusi untuk membuat “Pengembangan Perangkat Monitoring dan Evaluasi Kondisi Gerakan Atlet (Sensor)” yakni alat bantu monitoring perkembangan performa latihan atlet secara realtime, mampu merekam pergerakan tubuh, dan mampu memantau kondisi detak jantung. Perangkat ini menggunakan motion capture sensor dan heart rate sensor. Dengan adanya perangkat ini, diharapkan proses latihan atlet dapat lebih efektif dan dapat memberikan hasil yang maksimal.

[DOWNLOAD ABSTRACT]