Author : Ahmad Burhanuddin Yusuf   , Yahya Chusna Arief, Hendik Eko HS
ABSTRAK

Dalam proses budidaya udang vanname (Litopenaeus vannamei) atau udang putih, salah satu parameter yang harus diperhatikan adalah drajat keasaman atau ph pada air. Nilai Ph yang terbaca pada proses pengujian ada pada nilai 7,3, sedangkan standart yang baik dalam proses budidaya adalah pada nilai 7,5--8,5. Pada umumnya untuk menjaga nilai ph air pada proses budidaya, digunakan kapur dolmit untuk menaikkan nilai ph dan menggunakan molase atau tetes tebu untuk menurunkan nilai ph. Sehingga dengan menggunakan teknologi sensor dan mikrokontroler dapat dibuat suatu alat penstabil ph air yang terintegrasi. Mengacu pada pembuatan proyek akhir sebelumnya, proses menstabilkan ph air menggunakan sistem yang terintegrasi memang bisa dilakukan, namun sangat bergantung pada akurasi pembacaan sensor ph yang digunakan. Selain itu dalam proyek akhir ini akan digunakan juga solar cell yang berfungsi sebagai charger accu 24 volt yang digunakan sebagai sumber tegangan pada sistem. Energi surya yang dihasilkan oleh solar cell 100 Watt Peak (WP) berkisar antara 10 Volt – 18 Volt. Untuk mendapatkan tegangan pengisian accu 24 Volt diperlukan suatu rangkaian boost converter yang berfungsi menaikkan tegangan menjadi 28 Volt. Guna mendapatkan tegangan konstan dari converter dilakukan pengaturan duty cycle dengan cara memberikan umpan balik dari tegangan keluaran boost converter itu sendiri sebagai charging baterai.

[DOWNLOAD ABSTRACT]