Author : Muhammad Naufal Rizqillah   , Riyanto Sigit, Adnan Rachmat Anom Besari
ABSTRAK

Inovasi untuk memudahkan pekerjaan manusia semakin marak ditemukan. Seperti halnya pintu, sliding door merupakan inovasi alternatif dari pintu yang membutuhkan tenaga yang minimum untuk membukanya. Apalagi, sekarang sliding door telah ditambahkan otomasi sehingga usaha dalam membuka pintu ini semakin minimum. Penguji menggunakan sistem cluster untuk menambah keefektifan sistem otomasi dari sliding door. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan daya antara sistem sliding door otomatis biasa dengan sistem sliding door otomatis menggunakan sistem cluster. Sistem dari sliding door otomatis memerlukan input berupa transducer, peneliti menggunakan video yang biasanya didapatkan dari kamera atau webcam. Untuk mendeteksi manusia, penguji menggunakan full-body detection yang diekstraksi fiturnya menggunakan haar-cascade classifier dengan ketepatan deteksi sebanyak 70%. Ekstraksi fitur ini menghasilkan dua input fuzzy yaitu berupa jarak manusia dengan kamera dan jangkauan manusia dari titik tengah. Ekstraksi fitur ini juga menghasilkan cluster posisi dari manusia. Input fuzzy ini masuk kedalam membership function dan membandingkannya dengan tabel rule base yang telah dibuat sebelumnya. Hasilnya didapatkan kecepatan motor berupa nilai PWM. Cluster hasil ekstraksi fitur dipakai untuk membedakan kecepatan PWM dari motor kiri dan kanan. Sistem sliding door otomatis menggunakan cluster menghemat daya 2,92% untuk motor kanan dan menghemat daya 2,04% untuk motor kiri. Perbedaan daya antara dua motor ini disebabkan oleh perbedaan hambatan pada driver motor dari soket sumber tegangan menuju soket kedua motor tersebut berbeda.

[DOWNLOAD ABSTRACT]