Author : Fika Maslakha   , Indhana Sudiharto, Dimas Okky A.
ABSTRAK

Pada masa kini sumber energi terbarukan sangat diminati dikarenan portabilitas, fleksibilitas yang tinggi dan investasi yang relative rendah. Pemanfaatan solar cell memiliki keunggulan karena membutuhkan perawatan sangat minimal dan memiliki life time yang yang lama. Effisiensi solar cell diwujudkan dengan kemampuan solar cell mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Namun kelemahan dari sumber energi terbarukan tersebut adalah tidak menentu ketersediaannya, sedangkan konsumen membutuhkan penyediaan energi yang stabil dengan sustainability 100%. Agar sistem energi terbarukan lebih mudah dimanfaatkan, sistem harus dilengkapi dengan kendali dan management energi listrik yang akan menstabilkan output energi listrik yang dihasilkan. Diperlukan suatu bank baterai (accu) dalam kelangsungan penyimpanan energi listrik. Dalam tugas akhir ini, telah dibuat sebuah rancang bangun suatu sistem charging dan monitoring baterai sebagai penyimpan energi. Sistem ini menggunakan sumber solar cell 100 WP sebanyak 2 buah yang dihubung seri. Kemudian tegangan keluaran dari solar cell akan dinaikkan menggunakan Boost Converter. Sistem dapat mengetahui estimasi nilai sisa energi yang tersedia dengan metode fuzzy yang hasil keluarannya berupa State of Charge (SoC) pada kondisi pengisian maupun pengosongan. Metode fuzzy dilakukan menggunakan data tegangan baterai awal dan nilai Ah baterai setiap detiknya baik saat charge atau discharge. Metode yang digunakan untuk mengetahui estimasi kapasitas baterai yaitu dengan metode Coulomb Counting. Dari hasil pengujian sistem yang telah dibuat, didapatkan nilai effiensi sistem yaitu sebesar 83.08% saat menggunakan sumber tegangan dc power supply. Sedangkan ketika memakai sumber tegangan dari panel surya didapatkan nilai effisiensi sistem sebesar 71.35%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]