Author : Rizqi Fauzil Azhar   , Ahmad Zainudin, Prima Kristalina
ABSTRAK

Wireless Sensor Network merupakan suatu jaringan wireless yang terdiri dari beberapa node sensor yang saling berkomunikasi dan bekerja sama untuk pengumpulan data-data dari lingkungan di sekitarnya. Pada perkembangannya wireless sensor network dapat diaplikasikan pada beberapa permasalahan yang terjadi seperti untuk alat bantu pencarian pendaki gunung yang hilang. Salah satu permasalahan pada Wireless Sensor Network (WSN) adalah daya yang terbatas. Oleh karena itu node pada wireless sensor network perlu untuk menerapkan komunikasi dengan membentuk cluster dengan menggunakan perangkat XBee Pro. Pembentukan cluster dan pemilihan node anggota dilakukan berdasarkan jarak terdekat node sensor terhadap clusterhead. Algoritma K-Nearest Neighbor memanfaatkan euclidean distance sebagai parameter utama clustering yang didapat dari konversi Received Signal Strength Indicator (RSSI) ke dalam estimasi jarak antar node. Received Signal Strength Indicator (RSSI) sebagai parameter estimasi jarak antar node menggunakan metode pemodelan kanal log-normal shadowing yang dapat digunakan untuk mengetahui nilai pathloss exponent pada wilayah observasi. Hasil yang didapatkan pada pengujian estimasi jarak di darat memiliki persentase error sebesar 27,9%. Waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk melakukan pembentukan cluster adalah 58543 ms, sedangkan Waktu rata-rata yang digunakan untuk mengambil data koordinat pada masing-masing cluster hingga dikirim ke database adalah 45540 ms. Pada sistem yang dibuat, proses yang paling banyak menghabiskan waktu adalah proses perubahan PAN ID dengan waktu rata-rata ±14204 ms tiap perubahan PAN ID. Dengan melakukan pembentukan cluster pada node wireless sensor network dapat meningkatkan efisiensi daya sebesar 6,5%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]