Author : Ulung Huge Habibi   , Kemalasari, Niam Tamami
ABSTRAK

Di Indonesia, penyakit diabetes sudah menjadi penyakit pembunuh nomor tiga, hal tersebut diungkapkan oleh Sample Registration Survey 2014. Diabetes merupakan kelompok penyakit metabolik yang dapat menimbulkan komplikasi kronis, seperti ginjal, stroke, jantung koroner, dll. Komplikasi kronik diabetes dapat dicegah dengan melakukan kontrol kadar gula darah rutin, aktivitas teratur, makanan yang tidak sembarangan, dan jadwal-jadwal yang ditentukan oleh dokter. Namun, hal tersebut menjadi berat untuk dilakukan karena penderita pada umumnya adalah pekerja, sehingga penderita sulit meluangkan waktu untuk melakukan check-up. Dan apabila melakukan diet makanan yang diracik oleh penderita sendiri, maka risiko terjadinya hipoglikemia (kekurangan gula dalam darah) pun meningkat dikarenakan diet makanan yang dilakukan tanpa teori dan tanpa ada panduan. Kondisi ini berbahaya sebab dapat memicu penyakit jantung dan penurunan kesadaran. Pada tugas akhir ini, yaitu sistem pengukur kadar glukosa darah dan kalori portabel, serta dilengkapi dengan panduan untuk melakukan diet makanan sebagai output sistem. Sensor PT100 digunakan dalam sistem ini untuk pengukuran glukosa darah secara ¬non-invasive, sedangkan sensor accelerometer digunakan sebagai pengukur kalori penderita diabetes. Semua data dari sensor diolah oleh mikrokontroler, kemudian dikirimkan melalui bluetooth ke aplikasi Android. Pada Android, data diolah lebih lanjut lagi dan menampilkan data output berupa daftar makanan. Sehingga para penderita dapat melakukan check-up secara mudah, hemat waktu, praktis. Hal ini ditujukan untuk membentuk pola hidup sehat bagi penderita, mencegah terjadinya hipoglikemia atau komplikasi kronik, dan penderita dapat menjaga atau menormalkan kadar gula darahnya.

[DOWNLOAD ABSTRACT]