Author : Putu Eka Surya Sanjaya   , Agus Indra Gunawan, Bambang Sumantri
ABSTRAK

Untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang terus bertambah, manajemen Pabrik Gula (PG) Semboro membangun sebuah pembangkit listrik tambahan dengan penggerak utama berupa turbin uap tipe SST-300. Sistem standar dari PLTU ini terdiri dari sistem kontrol turbin dan generator, sistem Barring Gear, sistem Lube Oil dan sistem Gland Steam Condenser. Pada proyek akhir ini dilakukan desain dan implementasi sistem kontrol untuk sistem Lube Oil dan sistem Gland Steam Condenser berbasis kontrol On-Off Differential. Agar mampu mengatur kerja peralatan-peralatan pada kedua sistem ini secara efektif, sistem kontrol didesain berbasis Programmable Logic Controller (PLC) dan dilengkapi dengan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Hasil pengujian dari kedua sistem secara umum menunjukkan kinerja yang baik. Pada sistem Lube Oil, tekanan oli diharapkan lebih besar dari 1,8 kg/cm2 dan hasil pengujian menunjukan tekanan oli stabil antara 2,43 – 4,05 kg/cm2. Suhu oli diharapkan antara 30 – 55 °C dan hasil pengujian menunjukan suhu oli cukup stabil antara 36,34 – 58,38 °C dimana kondisi ini masih dapat diterima (acceptable condition). Ketika turbin mulai beroperasi diharapkan Auxiliary Oil Pump (AOP) berhenti beroperasi pada kecepatan lebih besar dari 7.474 rpm dan hasil pengujian menunjukan AOP mulai berhenti beroperasi pada 7.482,61 rpm. Ketika turbin mulai berhenti beroperasi diharapkan AOP bekerja pada tekanan oli maksimal 2,55 kg/cm2 dan hasil pengujian menunjukan AOP mulai bekerja pada 2,55 kg/cm2. Pada Sistem Gland Steam Condenser, GSB1 dan/atau GSB2 diharapkan beroperasi saat kecepatan turbin lebih besar dari 300 rpm dan hasil pengujian menunjukan GSB1 dan GSB2 mulai bekerja saat kecepatan turbin 540,76 rpm.

[DOWNLOAD ABSTRACT]