Author : Ardika Kurniawan   , Teguh Hady Ariwibowo, Prima Dewi Permatasari
ABSTRAK

Penukar kalor merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan energi termal (entalpi) antara dua atau lebih fluida, atau antara permukaan padat dan fluida, dengan temperatur yang berbeda. Salah satu tantangan dalam pemanfaatan penukar kalor dalam industri adalah bagaimana merancang komponen ini agar memiliki perpindahan panas yang lebih tinggi dengan daya pompa yang rendah. Twisted tape adalah salah satu metode pasif yang sering digunakan dalam peningkatan perpindahan panas pada pipa sirkular, namun penggunaannya dapat meningkatkan pressure drop. Pressure drop akibat penggunaan twisted tape dapat dikurangi dengan menggunakan twisted tape jenis perforated yang memiliki lubang pada permukaannya. Proyek akhir ini menganalisis secara eksperimen mengenai pengaruh twist ratio pada perforated twisted tape dengan nilai twist ratio yang divariasikan sebesar 4, 6, 8, 10 dan 12 terhadap bilangan Nusselt, pressure drop dan efektifitas pada penukar kalor pipa ganda. Proyek akhir ini menggunakan penukar kalor jenis pipa ganda dan twisted tape jenis perforated dengan laju alir massa air panas dan dingin yang divariasikan sebesar 0,0056; 0,011; 0,017; 0,022 dan 0,028 kg/s. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada bilangan Reynolds 3448, semakin kecilnya twist ratio dari 12 ke 4 menyebabkan semakin besarnya bilangan Nusselt sebesar 3.76%. Selain itu, dengan semakin kecilnya twist ratio dari 12 ke 4, pressure drop aliran menjadi lebih besar sekitar 73.74%. Penggunaan perforated twisted tape dengan twist ratio 8 menyebabkan nilai ε sebesar 0.39 dan NTU sebesar 0.65. Semakin kecilnya twist ratio dari 8 ke 4 pada perubahan laju alir yang sama menyebabkan nilai ε dan NTU menjadi semakin besar. Pada perforated twisted tape dengan twist ratio 4, nilai ε sebesar 0.46 dan NTU sebesar 0.85.

[DOWNLOAD ABSTRACT]