Author : Muhammad Andan Cahyo   , Iwan Kurnianto Wibowo
ABSTRAK

Pramuka Penggalang adalah tingkatan pramuka setelah pramuka Siaga yang berumur 11-15 tahun. Di rentang umur mereka tersebut, perkembangan psikososial dalam aspek industry vs inferiority sedang berkembang dan mereka juga sudah bisa menggunakan pemikiran logika atau operasi dalam bentuk objek fisik untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan belakangan ini minat anak-anak untuk mengikuti kegiatan pramuka semakin menurun sehingga wawasan kepramukaan yang didapatkan oleh mereka tidak optimal. Salah satu strategi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengembangkan bentuk, wahana dan media pembelajaran yang menarik. Permainan atau game merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran efektif. Game edukasi merupakan media pembelajaran yang populer dan banyak dikembangkan oleh para ahli, tak terkecuali di Indonesia. Sayangnya, di bidang kepramukaan, game edukasi kurang berkembang. Dari permasalahan yang ada, maka pada penelitian ini dibuatlah sebuah game edukasi pembelajaran kepramukaan untuk pramuka Penggalang. Pada tingkatan ini mereka mulai dikenalkan tentang kode komunikasi, teknik keterampilan, pengenalan alam dan lain-lainnya. Game yang dibuat menggunakan teknologi Embodied Interaction. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengendalikan game menggunakan gerakan tubuh. Tujuan dibuatnya game ini adalah untuk meningkatkan minat dan wawasan anak-anak terhadap kegiatan pramuka. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa setelah memainkan game 95,7% anak menganggap game menarik dan 87% dari mereka menjadi antusias untuk mengikuti kegiatan pramuka. Berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test, wawasan kepramukaan mereka bertambah setelah bermain game ini dengan prosentase rata-rata tingkat kenaikan wawasan sebesar 18,7%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]