Author : Ricky Alantino   , Teguh Hady Ariwibowo
ABSTRAK

High pressure heater (HPH) berperan sebagai pemanas air sebelum masuk boiler. Penggunaan HPH secara kontinu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian pemanas uap lanjut. Jika kerusakan terjadi pada sebuah HPH, maka kerusakan akan menyebabkan turunnya efisiensi dari siklus secara keseluruhan. Kerusakan dapat terjadi karena kegagalan dari proses operasi dan kondisi lifetime HPH. Untuk menghindari kerusakan yang terjadi pada HPH, diperlukan proses redesign untuk mendapatkan dimensi baru pada masing –masing zona pada HPH sebagai pertimbangan desain untuk mengembalian performa HPH. Pada proses redesign, digunakan software HTRI sebagai rating data. Dari proses redesign yang telah dilakukan dengan melakukan variasi kecepatan aliran tube dan baffle cut, diperoleh design optimal kecepatan aliran tube HPH adalah 1,95 m/s, jumlah tube sebanyak 782 , baffle cut setiap zona antara lain desuperheating, condensing dan subcooling berturut-turut adalah 45%,45% dan 22%. Nilai pressure drop yang didapatkan pada sisi tube dan shell berturut-turut adalah 0,858 bar dan 0,348 bar. Kedua nilai pressure drop tersebut masih tergolong dalam nilai yang diijinkan. Sedangkan pada software HTRI nilai over design sebelum dan sesudah dilakukan redesign mengalami penurunan dari 158,21 % ke 48,40%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]