Author : Yunira Kusumaning Hapsari   , Tri Budi Santoso, Aries Pratiarso
ABSTRAK

Akustik merupakan suatu peralatan yang menghasilkan sesuatu terkait dengan bunyi atau suara. Akustik ruang terdefinisi sebagai bentuk dan susunan bahan yang merupakan kesatuan secara sistimatis sebagai pelapis dinding, atap dan lantai suatu ruangan yang terkait dengan perubahan bunyi atau suara yang terjadi. Korelasi spasial merupakan salah satu metode untuk mengetahui karakteristik penerimaan sinyal pada berbagai posisi penerima yang berbeda, yang berhubungan dengan panjang gelombang sinyal uji yang digunakan. Korelasi spasial atau yang lebih dikenal dengan korelasi antar posisi akan diukur di dalam suatu ruangan tertutup dengan menggunakan sinyal uji Pseudo Noise Sequence (PN-Sequence). Pengujian akan dilakukan di dalam ruang auditorium PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), dengan tujuan pengujian untuk mengetahui apakah model pengukuran yang dirancang sudah benar, berdasarkan kondisi terima ruang auditorium PENS yang telah diketahui mempunyai standar bangun ruang yang sudah bagus dan layak sebagai ruang penerima sinyal akustik. Permasalahan yang akan diangkat adalah konsep analisa dari karakteristik penerimaan sinyal akustik pada ruang tertutup. Metodologi yang digunakan adalah metode korelasi dengan sistem pengujian menggunakan speaker dan microphone diletakkan di tempat yang berbeda yang hasilnya akan dibandingkan nilai power delay profile (PDP) sehingga akan didapatkan hasil dari tujuan yang diharapkan yaitu hasil dari mean excess delay, RMS , dan delay spread dari jarak 8,4m, 10,04m, 15,4m, 16,52m, 24m, dan 24,62m.

[DOWNLOAD ABSTRACT]