Author : Irma Saniatur Rohma   , Aries Pratiarso, Yoedy Moegiharto
ABSTRAK

Dunia telekomunikasi mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam satu dasawarsa terakhir. Beberapa indikator yang mendapat sorotan penting dalam pengembangan teknologi tersebut adalah tuntutan akan akses kecepatan tinggi dengan kualitas sinyal yang baik serta tahan terhadap gangguan dan interferensi. Sistem antena Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) dikombinasikan dengan sistem modulasi multicarrier Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) untuk memenuhi kebutuhan akan kualitas sinyal yang bagus dengan kecepatan yang tinggi. Namun sistem MIMO-OFDM memiliki kelemahan yaitu Peak-to-Average Power Ratio (PAPR) sinyal yang tinggi sehingga menyebabkan sinyal rusak sebelum dikirim. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi untuk mereduksi PAPR. Dalam proyek akhir ini, teknik hybrid Tone Reservation dan Improved Partial Transmit Sequence (hybrid TR – Improved PTS) diusulkan dalam bentuk simulasi sebagai solusi untuk mereduksi PAPR. Kinerja dari teknik hybrid TR – Improved PTS digambarkan pada kurva CCDF dan analisa kinerja dilakukan pada saat CCDF 10^-4. Berdasarkan hasil simulasi yang telah dilakukan, diperoleh bahwa teknik hybrid TR – Improved PTS mampu mereduksi nilai PAPR mencapai ± 4 dB. Beberapa parameter sistem juga memberikan pengaruh untuk meningkatkan kinerja dari teknik hybrid TR – Improved PTS, antara lain parameter jumlah antena dan jumlah reserved tone.

[DOWNLOAD ABSTRACT]