Author : Bramasto Adi Nugroho   , Eka Prasetyono, Epyk Sunarno
ABSTRAK

Listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan sehari – hari. Kebutuhan energi listrik selama ini bergantung pada energi fosil, sedangkan ketersediaan energi fosil semakin menipis seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik di masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut mulai banyak dikembangkan dan diteliti sumber energi pengganti dari energi fosil berupa sumber energi terbarukan, salah satunya yaitu sumber energi matahari.Tenaga listrik yang dihasilkan oleh solar panel bergantung pada radiasi sinar matahari dan temperatur permukaan photovoltaic. Kedua parameter tersebut menyebabkan kurva karakteristik daya keluaran photovoltaic menjadi non linear. Merancang sistem photovoltaic yang efisien tentunya tidak terlepas dari penjejak (tracker) maximum power point (MPP) yang berada pada kurva karakteristik daya keluaran photovoltaic tersebut. Perancangan sistem MPP pada photovoltaic statis ini mengakibatkan daya yang dihasilkan seadanya karena tidak mendapatkan sudut orthogonal dari matahari. Penggunaan kontrol MPPT metode Interval Type-2 Fuzzy Logic Control mampu menghasilkan daya panel surya sebesar 523.1 W dengan kata lain memiliki tracking rate sebesar 64.6% saat kondisi cuaca cerah.

[DOWNLOAD ABSTRACT]