Author : Lucky Pradigta Setiya Raharja   , Novie Ayub Windarko, Zainal Arief
ABSTRAK

Tingginya kebutuhan konsumsi energi listrik bagi konsumen mendorong untuk meningkatkan penyediaan sumber energy listrik. Energi terbaharukan saat ini banyak digunakan dan menghasilkan tegangan dc. Tegangan dc tidak bisa digunakan secara langsung karena mayoritas beban listrik menggunakan tegangan ac. Sehingga diperlukan alat konversi tegangan dc menjadi ac. Pada konversi tegangan dc menjadi ac harus diperhatikan kualitas yang ditunjukkan dengan Total Harmonic Distrotion (THD). Semakin kecil nilai THD maka semakin baik kualitas dari sumber tegangan ac, semakin besar nilai THD dapat mengakibatkan rusaknya beban-beban elektronik karena bentuk gelombang tidak sinusoidal. Sesuai standar IEEE STD 519-1992 Harmonic Voltage Limits adalah 5%, untuk standar Pasific Corp adalah 8 %. Penelitian ini telah diimplementasikan konverter tegangan dc menjadi ac yaitu multilevel inverter (MLI) dengan tipe diode clamp level 3 pada 1 phase. MLI ini dapat menghasilkan THD tegangan yang minimum. Proses menghasilkan THD minimum dilakukan dengan modifikasi Pulse Width Modulation (PWM) pada switching MLI. Modifikasi dilakukan dengan optimasi metode Genetik Algoritma. Hasil dari implementasi MLI bahwa modifikasi PWM menghasilkan THD tegangan yang lebih kecil dibandingkan dengan THD tegangan MLI dengan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM). Hasil modifikasi PWM 350 GA mendapatkan hasil terbaik THD sebesar 0.1 dengan indek modulasi 0.8 sedangkan modifikasi PWM 1100 GA mendapatkan hasil terbaik THD sebesar 0.26 dengan indek modulasi 0.8. Penurunan yang besar berada pada ma 0,8 dimana penurunan THD dengan 350 ga sampai 0.19 dibandingkan dengan SPWM. Sedangkan penurunan terbesar pada 1100 ga saat ma= 0.4 dimana penurunan THD sampai 0.08 dibandingkan dengan SPWM.

[DOWNLOAD ABSTRACT]