PENGATURAN KECEPATAN MOTOR BLDC (BRUSHLESS DIRECT CURRENT) MENGGUNAKAN DETEKSI TEGANGAN BACK EMF ZERO CROSSING DENGAN METODE SIX STEP COMMUTATION
ABSTRAK
Motor BLDC (Brushless Direct Current) banyak digunakan dalam kendaraan listrik karena keunggulannya yang memiliki struktur yang simpel, tingkat perawatan yang rendah, dapat diandalkan, torsi dan efisiensi yang tinggi. Pada umumnya, motor BLDC menggunakan sensor posisi (hall effect sensor) untuk menentukan komutasi pada inverter. Permasalahan yang sering terjadi pada penggunaan sensor posisi terletak pada seringnya terjadi kesalahan pada saat konfigurasi dengan controller, kesulitan pemasangan apabila terjadi kerusakan, sensitifnya sensor tersebut terhadap temperatur. dan, harga sensor yang mahal, Maka dari itu, penggunaan metode sensorless (menggunakan back EMF zero crossing) merupakan solusi alternatif untuk menentukan komutasi pada motor BLDC. Pada proyek akhir ini menggunakan metode sensorless untuk menentukan komutasi inverter, sebelumnya divalidasi dengan menggunakan simulasi dan diimplementasikan pada motor BLDC. kemudian dilakukan pengamatan respon kecepatan dan daya antara metode sensored (menggunakan sensor posisi) dan sensorless. Saat dioperasikan pada tegangan nominal atau tegangan input inverter yang sama, menunjukkan bahwa respon kecepatan pada penggunakan metode sensorless lebih tinggi dibandingkan dengan penggunakan metode sensored, yaitu selisih 31 rpm.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer