Author : Bhimantara Yudha Prawira   , Yahya Chusna Arief, Suhariningsih
ABSTRAK

Pada suatu sistem kelistrikan, konsumen memerlukan daya listrik dengan frekuensi yang konstan. Untuk menjaga agar parameter tersebut tetap berada pada batas yang dizinkan, diperlukan suatu pengendalian pada sistem pembangkit. Frekuensi diatur dengan cara menyesuaikan antara daya yang dibangkitkan dengan permintaan beban. Kendali frekuensi dilakukan oleh governor pada mekanikal kontrol. Pada proyek akhir ini bertujuan untuk menerapkan kendali proporsional dan integral (PI) dalam mengatur kecepatan putaran motor DC sebagai prime mover pengganti turbin untuk keperluan pembelajaran mengenai paralel generator. Penentuan nilai Kp dan Ki menggunakan metode ziegler-nichols dari kurva reaksi kecepatan motor DC saat open loop menghasilkan Kp=3,6 dan Ki=4,32 untuk motor DC 1 dan Kp=2,7 dan Ki=2,43 untuk motor DC 2. Untuk mendapatkan respon yang lebih baik, perlu dilakukan pentuningan nilai Kp dan Ki. Setelah dilakukan pentuningan didapatkan nilai Kp=12 dan Ki=18 untuk motor DC 1 dan Kp=35 dan Ki=35 untuk motor DC 2. Hasil pengujian alat penggunaan nilai Kp dan Ki dari pentuningan metode ziegler-nichols menghasilkan respon yang lebih baik, saat terjadi sinkronisasi generator kontrol PI mampu mempertahankan kecepatan putar kedua motor DC pada setpoint yaitu 1500 RPM.

[DOWNLOAD ABSTRACT]