Author : Muhammad Khamim Munir   , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori
ABSTRAK

Meningkatnya populasi device yang terhubung ke jaringan memicu meningkatnya resiko keamanan jaringan seperti adanya penyebaran virus dan malware, trafik broadcast, aktivitas scanning dan kegiatan ilegal dari pengguna yang bertujuan merusak atau mencuri data pengguna lainnya. Meningkatnya populasi devie ini juga membuat proses identifikasi device semakin sulit dilakukan oleh admin jaringan. Selain itu, sistem autentikasi WiFi yang ada sekarang dirasa kurang nyaman oleh pengguna karena harus melakukan autentikasi terlebih dulu melalui web portal apabila akan connect ke jaringan. Sehingga dibutuhkan sistem registrasi untuk mendaftarkan device dan Network Access Control (NAC) yang bisa memvalidasi mac-address dari device pengguna agar pengguna tidak perlu login lagi ketika terhubung ke jaringan. Dari hasil implementasi dan uji coba sistem, NAC sangat membantu administrator jaringan dengan memastikan hanya pengguna yang terdaftar yang boleh mengakses sumber daya dalam jaringan. Dan untuk meningkatkan keamanan, NAC ini bisa memisahkan VLAN pengguna antara dosen, staff, mahasiswa dan tamu.

[DOWNLOAD ABSTRACT]