Author : Afrizal Suhari   , Paulus Susetyo Wardhana, Rika Rokhana
ABSTRAK

Otot adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi sebagai sistem gerak. Otot digerakan oleh sel-sel otot yang berkontraksi serta menerima peritah dari otak. Namun, energi yang digunakan untuk menggerakan otot sangatlah terbatas. Otot yang kekurangan energi meskipun otak mengirimkan perintah maka otot susah untuk digerakkan. Seperti disfungsi sementara yang merupakan keadaan saat otot lelah. Jika otot mengalami kelelahan, maka akan mengakibatkan penurunan efisiensi kerja saat beraktivitas. Dalam proses terapi otot menggunakan Functional Electrical Stimulation (FES) otot akan distimulus agar mengembalikan fungsi gerak dari otot. Pada Proyek Akhir ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keadaan sinyal otot sebelum dan setelah diberikan terapi FES pada otot shoulder joint. Oleh karena itu dirancang sebuah instrumentasi Electromyograph (EMG) untuk mendapatkan bentuk sinyal otot dengan penguatan yang diatur, filter highpass 20Hz, filter notch 50Hz, dan filter lowpass 500Hz. Untuk mendapatkan parameter sinyal otot lelah dilakukan ekstraksi ciri sinyal (feature extraction) menggunakan metode Discrete Fourier Transform (DFT) dan Mean Power Frequency (MPF) untuk mengetahui tingkat kelelahan otot. Semakin lelah otot nilai MPF semakin turun. Dan terjadi kenaikkan nilai rata-rata MPF setelah dilakukan terapi otot sebesar 19.47Hz pada gerakan fleksi dan 17.14 pada gerakan ekstensi.

[DOWNLOAD ABSTRACT]