Author : Iffan Wijayanto   , Yahya Chusna Arief, Endro Wahjono
ABSTRAK

Suatu sistem tenaga listrik dikatakan memiliki tingkat keandalan yang tinggi apabila sistem tersebut mampu menyediakan pasokan energi listrik yang dibutuhkan oleh konsumen secara kontinyu dan dengan kualitas daya yang baik dari segi regulasi tegangan maupun regulasi frekuensinya. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada sistem tenaga listrik adalah gangguan penurunan tegangan (voltage sag). Intermittent Load juga menyebabkan gangguan penurunan tegangan (sag) dikarenakan kerja beban yang bekerja terputus-putus. Static Var Compensator merupakan salah satu alat yang dapat mengatasi gangguan tersebut. Alat ini terdiri dari sensor arus dan tegangan yang dipasang pada jaringan sumber beban intermittent dan difungsikan untuk mendeteksi apabila terjadinya penurunan tegangan (sag). Apabila terdeteksi oleh sensor maka akan diolah oleh mikrokontroler, dan dihasilkan nilai untuk trigger TCA yang sesuai dengan set point yang ditentukan, SVC mendapat trigger dari TCA sehingga dapat mengurangi gangguan sagging yang terjadi. Pada layar LCD akan ditampilkan kondisi nilai tegangan setelah melalui alat ini. Pada proyek akhir ini sistem SVC dapat menjaga arus konstan 1.407A hingga 1.416 A untuk beban 1 motor 1 phasa, untuk beban 1 motor 1 phasa parallel lampu arus konstan di 1.96 – 1.97 A, dan untuk beban 2 motor 1 phase arus konstan pada nilai 1.98-1.991A. Sehingga saat arus konstan penurunan tegangan akibat intermittent load dapat diperkecil oleh rangkaian svc. Penurunan tegangan (sag) yang diijinkan sesuai dengan ANSI STANDART (Voltage regulation steady state +5 to - 10% Vn).

[DOWNLOAD ABSTRACT]