SISTEM INFORMASI PENJUALAN DI APOTEK 27 LAMONGAN
ABSTRAK
Apotek 27 Lamongan selama ini menangani manajemen secara manual dalam persediaan obat, transaksi penjualan dan pembelian obat serta dalam pembuatan laporan bulanan sehingga membutuhkan waktu lama dalam pelaksanannya. Hal ini dapat dipermudah dengan membuat sistem informasi manajemen apotek. Sistem dibangun menggunakan pendekatan berorientasi objek. Metode yang digunakan untuk membangun sistem adalah metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD). Metode ini menghasilkan pemodelan sistem untuk tahap requirement, analysis, dan design selanjutnya diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman CI (Code Igniter) dan database MySQL . Sistem informasi penjualan apotek mempunyai fungsi mengatur manajemen apotek dalam hal pencatatan transaksi penjualan obat, transaksi pembelian obat, penambahan data obat, penambahan data pelanggan, penambahan data pemasok, penambahan data dokter dan paramedis, dan pembuatan laporan. Adanya sistem informasi manajemen apotek dan basis data mempermudah pengaturan manajemen di apotek 27 Lamongan .
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer