Author : Margaria Fitri Diantari   , Yoedy Moegiharto, Arifin
ABSTRAK

Orthogonal frequency division multiplexing (OFDM) adalah sebuah teknologi modulasi multicarrier untuk sistem komunikasi nirkabel berkecepatan tinggi. Namun, OFDM memiliki kelemahan yaitu besarnya nilai peak to average power ratio (PAPR). Pada proyek akhir ini digunakan kombinasi antara teknik reduksi Prolate Binary Sequences Selected Mapping (SLM) dan discrete cosine transform (DCT) untuk mereduksi nilai PAPR. Dapat dilihat pada hasil pertama, bahwa SLM Prolate dan DCT dengan subblok 16 memiliki nilai PAPR yang paling kecil dibandingkan dengan yang lain yaitu 7,9522 dB. Kemudian hasil kedua menunjukkan, SLM dengan subblok 32 memiliki nilai PAPR paling kecil yaitu 8,2310 dB. Selanjutnya pada hasil ketiga dan keempat yang membandingkan SLM, SLM dan DCT, SLM Riemann dan DCT, serta SLM Prolate dan DCT, dengan subblok masing-masing 16 dan 32 menunjukkan bahwa SLM Riemann dan DCT memiliki nilai PAPR yang paling kecil yaitu 7,7396 dB dan 7,4694 dB, namun SLM prolate dan DCT memiliki kinerja reduksi lebih baik daripada SLM dan DCT.

[DOWNLOAD ABSTRACT]