Author : Reni Andriani   , Tri Budi Santoso
ABSTRAK

Pada sistem komunikasi digital yang berkembang sangat pesat saat ini diperlukan sistem komunikasi yang handal. Kesalahan yang disebabkan oleh noise maupun interferensi ketika data/bit melewati media transmisi harus dikurangi. Untuk itu perlu diterapkan suatu algoritma pengkodean yang dapat mendeteksi error (error detection) sekaligus memperbaiki kesalahan bit (error corection). Selain itu, kecepatan transmisi data memerlukan efisiensi spektral pada teknik komunikasi untuk pelemahan kanal. Sistem transmisi tidak dapat beradaptasi dengan pelemahan kanal dan memerlukan sebuah batas ketetapan atau pengkodean untuk bisa menjaga agar bisa diterima pada pelemahan kanal tersebut. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dibuat sebuah sistem menggunakan adaptive channel coding pada sistem transmisi single carrier dengan kode Hamming untuk mendeteksi sekaligus mengoreksi error yang terjadi secara acak, yang mampu mengoreksi beberapa kesalahan (multiple error) sehingga menyebabkan nilai SNR (Signal to Noise Ratio) yang berubah-ubah pada saat BER 10-2, ketika menggunakan kode Hamming (7,4) didapatkan nilai SNR 2,5 dB dan saat menggunakan kode Hamming (31,26) didapatkan nilai SNR 3,2 dB. Jenis modulasi yang digunakan pada sistem ini yaitu BPSK dan diuji ketahanan sistem terhadap kanal AWGN (Additive White Gaussian Noise).

[DOWNLOAD ABSTRACT]