Author : Farras Abid Al Mardian   , Suryono, Anang Tjahjono
ABSTRAK

Banyak pemadaman listrik dilakukan di daerah–daerah secara bergilir dikarenakan energi listrik yang disalurkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) kepada konsumen tidak selamanya berjalan dengan baik. Selain itu sering terjadi pemadaman listrik pada rumah sakit dan klinik-klinik dimana membutuhkan daya cadangan untuk mensuplai medical elektronik. Proyek akhir ini akan dirancang sebuah sistem Uninteruptible Power Supply (UPS) berbasis mikrokontroller dimanfaatkan sebagai catu daya peralatan elektronik supaya dapat bekerja dalam kondisi sumber energi listrik dari PLN padam. Sistem UPS ini digunakan peralatan charging battery, 8 buah accu 12Vdc 18Ah, Rangkaian DC-DC fullbridge converter, inverter dan mikrokontroler. Diharapkan sistem UPS ini dirancang agar dapat mensuplai selama kurang lebih 30 menit dengan daya maksimal 900 VA 220V. Sumber daya cadangan dapat bekerja dengan baik dengan kontrol increment-decrement digunakan untuk mengatur nilai tegangan output dari inverter agar didapatkan nilai 220 Volt namun terdapat osilasi dari 202,2 Volt sampai 222,8 Volt dan mampu mensuplai daya maksimal 534,75 VA. Ketika terjadi gangguan listrik pada sumber utama PLN seperti blank out, under voltage atau over voltage terdeteksi, SSR akan merubah aliran listrik dari sumber daya listrik utama PLN (sumber primer) ke sumber daya listrik cadangan accu (sumber sekunder) dengan cepat yaitu ¼ cycle dari periode tegangan sekitar 10ms sedangkan komponen switching lain seperti EMR membutuhkan waktu switch sekitar 2½ cycle atau sekitar 50ms.

[DOWNLOAD ABSTRACT]