Author : Randa Prasetya   , Yahya Chusna Arief, Hendik Eko HS
ABSTRAK

Energi alternatif berbasis solar cell merupakan sumber sistem energi rumah mandiri yang menghasilkan tegangan jenis DC. Beban yang digunakan dalam rumah mandiri merupakan peralatan rumah tangga dengan tegangan jenis AC yang sering digunakan seperti exhaust fan, motor pompa air dan heater. Inverter digunakan untuk mengubah tegangan jenis DC menjadi tegangan jenis AC. Dalam penelitian ini, inverter dirancang untuk masukan tegangan jenis DC yang berasal dari hasil penguatan tegangan solar cell 220-250V oleh converter fullbridge menjadi 350 Vdc. Teknik penyulutan inverter menggunakan Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM), dan keluaran dari inverter dikontrol oleh kontroler logika fuzzy. Dengan logika fuzzy sebagai kontroler ketika terdapat perubahan tegangan (tegangan jatuh) akibat penambahan beban atau penurunan nilai tegangan sumber, maka tegangan akan segera distabilkan agar sesuai dengan tegangan set point sebesar 220 Volt RMS. Dari hasil pengujian inverter secara keseluruhan maka untuk beban sebesar 300 watt sistem masih mampu bekerja dengan baik dan mengeluarkan tegangan AC sebesar 230-223,3 volt pada frekuensi 49,1 Hz. Nilai tersebut masih ditoleransi karana memiliki rangae +4,5% dan +1,5% terhadap nilai set point. Sedangkan ketika beban ditambah maka drop tegangan akan semakin besar sehingga tegangan keluaran inverter hanya mencapai 195,6 volt serta memiliki prosentase drop tegangan sebesar -11,1%. Besaran drop tegangan yang terlalu besar akan menyebabkan kerusakan pada peralatan rumah tangga karena standart perubahan tegangan yang dibolehkan oleh PLN adalah +5% dan -10%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]