Author : Achmad Hilman Zulfikansyah   , Rusiana, Arman Jaya
ABSTRAK

Batik merupakan warisan budaya dari Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO. Adanya pengakuan ini membuat batik menjadi harta nasional yang patut dijaga dan dilestarikan keberadaannya.. Ketatnya persaingan bisnis, ditambah dengan proses pembuatan batik yang terbilang susah dan rumit karena harus menggunakan metode batik tulis canting tangan yang membutuhkan ketelitian dan kecermatan pada saat membuat motif batiknya secara manual sehingga menghabiskan banyak waktu dalam proses pengerjaan menjadi alasannya. Dengan ketidakefisiennya cara ini, mendorong pembatik untuk menciptakan metode baru dalam membuat batik yakni dengan cara batik cap.. Untuk mengatasi hal ini maka diperlukan alat pembuat batik yang lebih efisien baik dalam hal tenaga, waktu dan biaya. Sehingga penulis mempunyai gagasan untuk membuat alat pencetak batik dengan konveyor otomatis berbasis mikrokontroller yang tertuang dalam proyek akhir dengan judul “RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK BATIK CAP BERBASIS MIKROKONTROLER ”. Cara kerja alat ini adalah kain di cap diatas konveyor yang berjalan dan digerakkan dengan motor dc dengan kecepatan konstan 12 rpm .menggunkan sensor kecepatan dan sensor infrared untuk mendeteksi kain. Alat akan berhenti ketika kain habis dan sudah di cap. Beda alat ini dengan yang lain adalah alat ini tidak perlu menggunakan tenaga manusia secara banyak,menghindari human error dan lebih mengefisienkan waktu

[DOWNLOAD ABSTRACT]