Author : Ahmad Burhanudin Yusuf   , Yahya Chusna Arief, Rusiana
ABSTRAK

Udang vanname (Litopenaeus vanname) atau disebut udang putih merupakan salah satu jenis udang yang sering digunakan dalam budidaya air payau. Drajat keasaman air atau ph air 7,5--8,5 merupakan salah satu parameter standart dalam proses budaya udang vanname. Pemanfaatan kapur dolmit untuk menaikkan nilai ph serta molase untuk menurunkan nilai ph merupakan cara yang biasa digunakan para petani untuk menstabilkan nilai ph. Petani udang saat ini menggunakan cara konvensional untuk mengukur nilai ph. Sehingga tingkat akurasi yang dihasilkan tidak cukup baik. Alat penstabil ph air otomatis pada budidaya udang vanname berbasis mikrokontroler ini diharapkan mampu untuk membaca nilai ph secara akurat serta menstabilkannya sesuai dengan standart acuan. Perbandingan pembacaan nilai ph air menggunakan ph sensor dengan kertas lakmus memiliki presentasi error rata-rata 3,78%. Dengan desain alat yang digunakan setiap durasi penyebaran dolmit 10 sekon dapat menaikkan nilai ph sekitar 0,3. Sedangkan untuk molase dengan durasi penyemprotan 5 detik mampu menurunkan nilai ph sebesar 0,8.

[DOWNLOAD ABSTRACT]