Author : Ribut Wahyudi   , Sutedjo, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

Lamanya waktu proses pengolahan gabah menjadipadi adalah salah satu permasalahan yang klasik bagi petani padi kususnya persawahan. Selain itu kondisi cuaca yang tidak menentu membuat proses pengeringan menjadi terhambat. Hal ini yang menyebabkan petani lebih memilih menjual hasil panin dan membeli beras karena dirasa lebih praktis. Dari permasalahan-permasalahan yang ada maka dibutuhkan alat yang dapat mempercepat proses pengolahan gabah sampai didapat beras bersih. Disini penulis menggagas suatu alat yang mampu mempercepat proses pengolahan gabah menjadi beras yaitu dengan menggabungkan antara pengering dan pecah kulit sehingga mengurangi waktu pengeringan dan langsung dapat diolah ke dalam mesin pecah kulit. Dalam pengeringan gabah dibutuhkan suhu 50° C yang diatur suhunya menggunakan AC to AC converter dengan kontrol fuzzy. Setelah dalam keadaan kering maka proses selanjutnya adalah pecah kulit gabah yang hampir 70% menggunakan mekanik yang menggunkan motor induksi 1 phasa sebagai penggerak dengan memanfaatkan tegangan jala-jala PLN. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, suhu akan naik menuju set poin selama tuju menit. Suhu akan konstan pada set poin 50° C walaupun kontrol diberi gangguan. Pada sisi inverter kecepatan akan konstan untuk memutar motor induksi satu phasa sebagai pemecah kulit gabah.

[DOWNLOAD ABSTRACT]