Author : Harris Kurniawan   , Novie Ayub Windarko, Renny Rakhmawati
ABSTRAK

Baterai sebagai komponen sangat penting dimana baterai mampu menyimpan energi yang dapat diisi kembali secara berulang-ulang sehingga tidak dapat diremehkan untukF perawatan dan kondisi dari baterai itu sendiri, akan tetapi kemampuan baterai dalam mensupplai tenaga tersebut terbatas pada seberapa besar kapasitas dari baterai maka diperlukan pengisian ulang,sedangkan pada umumnya parameter pengisian tidak dimonitoring baik tegangan maupun arus pengisian hal ini dapat merusak baterai dikarenakan resiko terjadi over charging. Salah satunya adalah yang akan dibahas dalam proyek akhir ini yaitu pembuatan sistem charging beserta monitoring baterai 12 Volt dengan kapasitas 45 Ah menggunakan ATmega 16 dan Buck Converter dengan step pengisian baterai tegangan konstan sebesar 14.1 Volt, Dilengkapi auto shut-off yang berfungsi untuk memutus pengisian baterai ketika penuh dengan menggunakan relay sehingga dapat meminimalisir kerusakan baterai akibat pengisian lebih (over charging) didapatkan baterai ketika penuh 100% dengan tegangan baterai sebesar 13.25V dimana awal sebelum dilakukan pengisian sebesar 80% dengan tegangan 12.55V.Baterai dikatakan penuh ketika arus pengisian turun mencapai 3% dari kapasitas baterai yaitu sebesar 1.35A.Tegangan dan arus pengisian ditampilkan di LCD,sedangkan untuk monitoring dari baterai akan ditampilkan prosentase baterai dengan mengacu pada State of Charge dari baterai tersebut sehingga dapat diketahui prosentase kapasitas yang tersisa.

[DOWNLOAD ABSTRACT]