Author : Dwi Yuswanhadi   , Abdul Nasir , Novie Ayub Windarko
ABSTRAK

Air adalah kebutuhan pokok manusia. Maka air perlu dijaga ketersediaannya. Menjaga kelestarian hutan dan mengelola air dengan baik adalah tindakan yang sangat penting untuk menjaga ketersediaan air. PDAM adalah perusahaan pengelola dan penyedia air mimum milik negara di Indonesia. Untuk memenuhi ketersediaan air, PDAM harus mengelola air secara maksimal ,yani dengan memonitoring dan mengontrol volume air pada waduk penampungan air PDAM. Selain menjaga ketersediaan air, PDAM juga harus menjamin kualitas air yang dialirkan kepada konsumen. Adapun beberapa parameter kualitas air yang harus terpenuhi sesuai PERMENKES RI tentang standar kualitas ,diantaranya adalah kadar keasaman air, kekeruhan air (tuberdity) dan total padatan terlarut dalam air. Dengan demikian diperlukan juga alat bantu pengawasan / monitoring kualitas air yang baik. Salah satu cara memonitoring kualitas air yang efisien adalah menggunakan perangkat komputer yang terletak pada ruang control dan terkoneksi dengan sensor-sensor pada waduk. Sehingga pada layar komputer akan tampak parameter-parameter kualitas air dan volume air pada waduk penampungan air PDAM. Dengan demikian status aman , berbahaya, sehat dan tidak sehatnya air akan termonitoring. Hal ini sangat memudahkan pengawasan kualitas air waduk dan kontrol volume air pada waduk penampungan air PDAM. Dengan metode diatas parameter-parameter kualitas air dapat diketahui. Dan setiap perubahan parameter terdapat pemberitahuan tentang status kualitas air yang diukur. Salah satu contohnya adalah ketika nilai pH diatas 8,5 layar komputer memberikan pemberitahuan bahwa , air terlalu basa, lakukan pengkodisian pH !. Begitupula saat volume rendah, tinggi dan saat kadar padatan total lebih dari 500 ppm layar komputer selalu memberikan pemberitauhan atau peringatan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]