Author : Eka Alfiatul Chasanah   , Aries Pratiarso, Nur Adi Siswandari
ABSTRAK

Sistem transmisi yang ideal adalah ketika data yang dikirimkan akan diterima secara lengkap dan tepat. Akan tetapi pada kenyataannya, sering terjadi informasi yang diterima berbeda dengan informasi yang dikirimkan. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu pendeteksi kesalahan yang terjadi pada pengiriman informasi. Ada banyak metode yang dapat digunakan untuk error detection dan error correction. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Linier Kode Blok atau disebut dengan Kode Hamming. Linier Kode Blok dapat dibuat secara konvensional untuk mendeteksi kesalahan pada proses transmisi digital. Yang dimaksud dengan konvensional adalah pemakai alat dapat merangkai sendiri rangakian generatornya sesuai dengan matriks generator yang dipilih. Informasi berupa bit data yang dikirimkan menjadi input bagian encoder. Dan pada bagian decoder, masukan berupa codeword hasil dari encoder, kemudian di-decoding-kan untuk diperiksa apakah pengiriman mengalami kesalahan dan dimana letak bit salah tersebut. Hasilnya didisplaykan melalui LED. Hasil penelitian ini akan berupa suatu alat Decoder Kode Blok yang bersifat konvensional untuk error detection dan error correction dengan metode Linier Kode Blok atau Kode Hamming. Dan PCM Decoder yang berfungsi mengembalikan bit digital menjadi analog. Serta dapat digunakan sebagai alat bantu praktikum perkuliahan teknik pengkodean untuk demonstrasi cara kerja Linier Kode Blok.

[DOWNLOAD ABSTRACT]