RANCANG BANGUN OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN VERTIKAL DENGAN KONTROLER LOGIKA FUZZY
ABSTRAK
Kelembaban tanah adalah suatu faktor penting yang mempengaruhi jumlah air yang dibutuhkan oleh tanaman, faktor ini harus dijaga sesuai dengan habitat tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk itu dibutuhkan sistem untuk pengontrolan jumlah debit air untuk memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Arti vertikultur adalah suatu teknik bercocok tanam di ruang sempit dengan memanfaatkan bidang vertikal dengan tujuan untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Pada proses perancangan plant ini digunakan sistem vertikultur dengan mengendalikan pengeluaran debit air penyiram menggunakan fuzzy logic control. Dari hasil pengukuran yang dilakukan pada tanaman anthurium andraeanum, didapatkan kelembaban ideal 50% RH. Pergerakan penyiram akan dibantu oleh motor dc yang dikontrol posisinya menggunakan rotary encoder, sedangkan pembukaan valve dikontrol melalui motor stepper untuk pengontrol volume air yang akan disiramkan pada tanaman dengan bantuan soil moisture sensor sebagai sensor kelembaban. Dari hasil pengujian, kalibrasi nilai ADC soil moisture sensor dengan nilai kelembaban tanah menggunakan analisa regresi dengan fungsi y=63,8506-0,33077x dapat berfungsi baik dengan rerata %error sebesar 2,24 %. Kontrol posisi motor dc menggunakan rotary encoder dapat bekerja dengan baik untuk bergerak ke masing-masing pot dengan %error Σcounter terbesar 1,06%, sedangkan kontrol logika fuzzy pada valve untuk mengatur volume air yang disiramkan pada tanaman menghasilkan rerata kelembaban akhir tanaman dengan delta error sebesar ±3% RH pada set point 50% RH.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer