Author : Fuad Efendi   , Nofria Hanafi, R.Sanggar Dewanto
ABSTRAK

UAV (Unmaned Aerial Vehichle) merupakan salah satu jenis pesawat tanpa awak yang biasa disebut drone yang memanfaatkan teknologi rotor sebagai komponen pendukung daya terbangnya. Pada kesempatan kali ini yang akan dibahas adalah UAV singlecopter. Singlecopter sendiri merupakan kendaraan udara dengan satu baling-baling yang berputar pusat terhadap 4 fin. Masing-masing fin diletakan pada setiap kuadran dan dikendalikan oleh motor servo yang ditujukan untuk mengatur kontrol singlecopter baik roll, pitch, dan yaw. Gerak dan penyusuran trajektori wahana ini dilakukan secara manual dengan pengawasan (monitoring) trajektori dan sikapnya melalui GCS (Ground Control Station) secara wireless. Singlecopter ini dilengkapi sensor GPS yang dapat langsung terhubung dengan satelit, dan juga dilengkapi dengan kontrol kestabilan berbasis kontrol PID (Proportional–Integral–Derivative controller), dimana kontrol tersebut ditujukan untuk menyeimbangkan alat ketika take off, landing, maupun ketika bergerak. Sensor IMU (Inersial Measurement Unit) digunakan sebagai feedback attitude dari wahana, IMU sendiri merupakan suatu unit dalam modul elektronik yang mengumpulkan data percepatan angular dan akselerasi linear. Ketiga komponen PID dapat dipakai bersamaan maupun sendiri-sendiri tergantung dari respon yang diinginkan. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kontroler dari singlecopter sudah cukup baik dalam mengendalikan wahana terbang sesuai yang diinginkan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]