Author : Kevin Alfansyah   , Setyo Nugroho
ABSTRAK

Masalah yang dihadapi generasi ini adalah Eskalasi dalam pemanfaatan bahan baku fosil sebagai sumber kekuatan utama bahan bakar. Energi alternatif telah digunakan secara intensif di banyak daerah yang memiliki sumber-sumber listrik yang terbatas. Bersamaan dengan itu penelitian telah dilakukan di daerah potensial di Indonesia yang memiliki beberapa kincir angin listrik. Kincir angin yang ada adalah sebagian besar dalam bentuk horisontal dengan dimensi besar yang mempertimbangkan hasil besar yang dihasilkan. Kincir angin memerlukan biaya yang besar dalam manufaktur, instalasi, dan pemeliharaan. Oleh karena itu, dalam studi ini berbagai aspek rasio (AR) dilaksanakan pada angin turbin untuk menentukan kinerja sudu terbaik cocok untuk aplikasi pada angin pembangkit listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatur sebagai akibat dari aspek rasio pada sumbu horisontal turbin sudu oleh kinerja dan daya yang dihasilkan. Desain diakuisisi oleh scaling turbin yang ada, dengan tiga bilah Clark-Y airfoil profil dan taperless modifikasi. Dengan modifikasi tersebut turbin akan diuji dalam skala laboratorium menggunakan terowongan angin di rendah-ke-tinggi rasio aspek (AR 1:3 sampai 1:7,6), dan kemudian dibandingkan dengan tenaga angin. Ini memiliki koefisien kekuatan (Cp) hasil 0,31 sampai 0,53. Studi ini diharapkan dapat mengetahui rasio aspek yang baik untuk turbin angin, untuk digunakan pada kondisi angin sesuai dengan wilayah masing masing.

[DOWNLOAD ABSTRACT]