Author : Muhammad Ridho Pambudi   , Rika Rokhana, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Sebagai negara yang berada pada daerah agraris. Indonesia kaya akan hasil bumi yang melimpah. Sehingga banyak yang mempunyai mata pencaharian sebagai petani. Maka dari itu sistem irigasi sawah sangat mutlak diperlukan. Akan tetapi, secara umum para petani masih menggunakan cara manual untuk mengetahui kapasitas bahan bakar dan kestabilan keluaran air ketika melakukan irigasi sawah. Dari parameter tersebut dibangun sebuah alat monitor disel irigasi dengan memanfaatkan media SMS Gateway sebagai pengiriman hasil monitoring. Komunikasi yang dibangun pada proyek akhir ini menggunakan SIM900 dengan jaringan GPRS dan GSM. Kemudian dari keseluruhan sensor yang meliputi sensor berat dan kecepatan akan dikirimkan secara wireless oleh modul SIM900. Beberapa sensor tersebut dirancang dengan memanfaatkan sensor rotary encoder sebagai pengeteksi kestabilan keluaran air, loadcell sebagai pengukur berat bahan bakar, dan motor servo sebgai actuator penggerak tuas diesel. Pada perancangan dan pengujiannya, tingkat presisi yang dihasilkan oleh sensor rotary encoder dalam proses pengukuran kestabilan air didapatkan hasil pengukuran stabil menggunakan pewaktuan pengambilan data selama 30 detik. Proses pengiriman sms menggunakan modul SIM900A dengan menggunakan kartu perdana GSM berjalan dengan lancar dengan selang waktu pengiriman rata-rata 5 detik. Sistem pengisian ACCU menggunakan panel surya dapat mencapai tegangan maksimal pada pukul 15.00.

[DOWNLOAD ABSTRACT]