Author : Mohammad Rifqi Rozana   , Amang Sudarsono, Ahmad Zainudin
ABSTRAK

Delay tolerant Network (DTN) merupakan solusi untuk komunikasi pada lingkungan intermittent area. Pada jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP pengiriman data akan gagal apabila koneksi terputus saat proses pengiriman. Oleh karena itu diperlukan konektifitas antar node yang stabil secara terus menerus. Maka protocol TCP/IP kurang sesuai jika diterapkan pada lingkungan intermittent area. Pada intermittent area, node yang dituju tidak selalu terhubung ke jaringan secara stabil. Hal tersebut disebabkan oleh adanya penghalang (obstacle) maupun aktifitas node itu sendiri (mobility). Dengan menggunakan DTN, jika koneksi antar node terputus, maka DTN akan menyimpan sebagian data yang sudah berhasil dikirimkan sehingga saat koneksi tersambung kembali, proses transfer data dapat dilanjutkan tanpa mengulang proses transfer dari awal. Pada proyek akhir ini, dilakukan penelitian untuk menguji kinerja DTN yang dikombinasikan dengan algoritma routing PRoPHET berjalan dengan dasar pikiran bahwa mobilitas node tidak benar benar acak. Algoritma ini berjalan berdasarkan probabilitas pengiriman dari dua buah node pada DTN. Pada proyek akhir ini dilakukan pengukuran Quality of Service (QoS) dari DTN yang dikombinasikan dengan algoritma routing PRoPHET pada topologi 2-hop, 3-hop, dan 4-hop. Parameter QoS yang digunakan adalah latency dan throughput. Hasil pengukuran akan dibandingkan dengan algoritma routing statis standar dan Flood. Dari hasil pengujian terlihat bahwa untuk parameter latency, routing PRoPHET memiliki performa yang lebih unggul 9.36 ms dibandingkan routing flood dan 32.95 ms jika dibandingkan dengan routing statis. Begitu juga dengan throughput, routing PRoPHET lebih baik throughputnya 0.059 Mbps dibandingkan dengan routing flood. Jika dibanding routing statis, routing PRoPHET lebih unggul 0.123 Mbps.

[DOWNLOAD ABSTRACT]