Author : Hindarto Rhomad Nur Wicaksono   , Zainal Arief, Ali Husein Alasiry
ABSTRAK

Cahaya merupakan salah satu faktor penting kaitannya dengan penglihatan. Cahaya akan dipantulkan oleh benda yang akan ditangkap oleh mata sehingga mata dapat melihat benda tersebut. Namun jika intensitas di dalam ruangan sedikit tentu mata akan berkurang kemampuannya dalam hal melihat. Dalam bidang elektronika ini dapat diantisipasi dengan menggunakan sensor ultrasonik yang memanfaatkan pantulan gelombang suara yang dipancarkan untuk mendeteksi benda didepannya. Oleh karena itu dalam proyek akhir akan dirancang aplikasi sensor untrasonik untuk rekonstruksi bentuk tiga dimensi. Dimana mekanika alat ini terdiri dari dua buah motor yang masing – masing mempunyai fungsi yang berbeda. Data hasil pembacaan akan dikirimkan ke PC menggunakan bluetooth dan akan ditampilkan pada Visual Basic 6.0 menggunakan OpenGL. Sensor ultrasonik yang telah di uji coba menunjukkan beam width ±45 derajat. Hasil percobaan rekonstruksi berupa silinder tanpa alas dan penutup dengan error diameter 0,15 %. Diameter objek asli adalah 6,9 cm (jari-jari =3,45 cm) sedangkan pada hasil adalah 6 cm (jari-jari=3 cm), kubus tanpa tutup dan tanpa alas dengan rata-rata %error diameter pada sisi sudut sebesar 11,32 %, piramid tanpa tutup dan tanpa alas dengan %error diameter pada sisi sudut sebesar 10,35% dan rata-rata error pada puncak sebesar 10,5 %.

[DOWNLOAD ABSTRACT]