Author : Yanuwar Triatmojo   , Irianto, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Kebanyakan penggulung tali rafia dioperasikan secara manual menggunakan tombol ON/OFF dan timer dengan acuan yang digunakan adalah berat. Kedua metode tersebut kurang maksimal, karena dalam pengoperasian penggunaan tombol ON/OFF, target gulungan tergantung dari perkiraan. Sedangkan dalam penggunaan timer tidak diperhitungkan losses kinerja motor, ketika motor bermasalah gulungan tidak akan mencapai berat yang ditentukan. Sehingga muncul ide untuk membuat alat penggulung tali rafia berbasis mikrokontroler dengan acuan panjang dan input fleksibel. Alat penggulung tali rafia ini dilengkapi dengan mikrokontroller AT Mega16. Melalui keypad di-input-kan panjang tali rafia, setelah ditekan tombol enter mikrokontroler akan mengirimkan duty cycle 40% ke gate mosfet pada buck converter sehingga motor akan bekerja, mikrokontroler selalu mengupdate data dari pulsa yang dihasilkan oleh rotary encoder. Ketika pulsa setpoint sama dengan pulsa dari rotary maka mikrokontroler akan mengirimkan duty cycle 0% ke buck converter untuk mematikan motor dan mengirimkan perintah untuk mengaktifkan pemotong. Alat yang telah dibuat ini memiliki error mencapai 10%. Besarnya error diakibatkan oleh proses update dari rotary encoder yang kurang maksimal karena rol penjepit yang tidak berputar sempurna, sedangkan proses pemotongan bekerja 100% setiap selesai melakukan penggulungan namun hasilnya belum maksimal, ada yang terpotong separuh dan ada yang hanya meninggalkan goresan. tingkat keberhasilan pemotong untuk melakukan pemotongan penuh hingga terputus adalah 1:5.

[DOWNLOAD ABSTRACT]