Author : Ibnu Bahrul Rahmat   , Anang Tjahjono, Endro Wahjono
ABSTRAK

Motor BLDC memiliki performa yang baik, kecepatan tinggi, responsif, handal dan lebih efisien. Karena kelebihannya tersebut maka motor BLDC sering digunakan di industri-industri, penggerak kendaraan listrik dan lain sebagainya. Pada kendaraan listrik yang menggunakan motor jenis BLDC tentunya sangat tergantung pada kondisi daya pada baterai. Saat prosentase tegangan baterai menurun maka performa motor juga menurun ketika trottle (pedal gas) dipacu. Setelah diamati, hal ini ternyata diakibatkan oleh akselerasi yang kurang baik dari motor tersebut. Oleh karena itu pengontrolan akselerasi motor BLDC perlu dilakukan untuk menjaga performa motor. Pengontrolan ini mengacu pada kondisi level baterai, trottle (pedal gas) dan kecepatan dari motor tersebut. Dengan menggunakan metode fuzzy untuk membandingkan antar parameter-parameter tersebut dan kemudian melakukan pengontrolan pada inverter 3 fasa menggunakan mikrokontroler, maka motor BLDC akan dapat berputar seperti yang diinginkan. Dalam mode sport motor BLDC mampu mencapai kecepatan nominal dalam waktu 2,2 detik dengan akselerasi 4,3 ms-2 sedangkan dalam mode eco dapat mencapai kecepatan nominal dalam waktu 3,7 detik dengan akselerasi 5,2 ms-2.

[DOWNLOAD ABSTRACT]