Author : Miftakhur Rujik   , Akhmad Hendriawan, Ardik Wijayanto
ABSTRAK

Dalam bidang save and rescue penggunaan quadcopter sudah banyak dilakukan. Namun selama ini quadcopter yang digunakan hanya bisa bekerja pada area yang terbuka dengan memanfaatkan data GPS untuk menuju lokasi, sehingga untuk melakukan proses save and rescue di dalam ruangan GPS tidak akan bisa bekerja. Maka dari itu, dalam penelitian ini dibuat sebuah sistem pada quadcopter yang mampu melakukan proses save and rescue di dalam dengan memanfaatkan sensor kamera sebagai pengganti GPS. Prinsip kerja alat ini adalah memanfaatkan kamera sebagai sensor pendeteksi target dengan menggunakan sistem image processing dalam embedded PC. Di dalam proses pendeteksian tersebut terdapat beberapa filter tambahan yang sanggup membedakan antara target dengan noise, sehingga proses save and rescue akan berjalan sesuai dengan tujuan. Hasil akhir berupa proses penjatuhan payload terhadap target yang telah ditentukan. Dari hasil pengujian didapatkan data bahwa sistem ini mampu melakukan tracking pada target dengan range nilai warna penyusun merah 150 hingga 255 dari 255 dan penyusun warna hijau dan biru sebesar 0 hingga 75 dari skala 255. Dari hasil pengujian tingkat keberhasilan filter yang digunakan, filter ini memiliki tingkat keberhasilan 100% dalam membedakan antara noise dengan warna target sehingga dalam proses dropping payload tepat pada target.

[DOWNLOAD ABSTRACT]