Author : Nur Vidia Laksmi B   , Moh. Zaenal Efendi, Moch.Machmud Rifadil
ABSTRAK

Sumber tegangan searah di beban penerangan didapat melalui full wave rectifier uncontrolled. Full wave rectifier uncontrolled berfungsi menyearahkan tegangan output trafo step down (trafo frekuensi rendah) dimana tegangan input trafo berasal dari sumber AC 220 volt. Pemasangan nilai kapasitor sebagai filter yang cukup besar di rectifier dapat menyebabkan bentuk gelombang arus input menjadi tidak sinusoidal (terdistorsi) akibat munculnya harmonisa sedangkan tegangan inputnya dari jala-jala tetap berbentuk sinusoidal. Perbedaan bentuk gelombang tegangan dan arus input berpengaruh pada besar kecilnya faktor daya.. Berdasarkan masalah diatas dibuat suatu penelitian mengenai perbaikan faktor daya menggunakan kombinasi konverter daya antara Parallel Boost Converter dan Flyback Converter yang masing-masing difungsikan sebagai Power Faktor Correction (PFC) dan regulator tegangan. Agar Parallel Boost Converter dapat difungsikan sebagai PFC maka konverter harus bersifat resistif. Untuk itu Parallel Boost Converter harus bekerja pada kondisi discountinous conduction mode (DCM). Saat penyearah menyuplai beban resistif maka arus beban yang kembali mengalir ke sumber memiliki bentuk gelombang yang sama menyerupai bentuk gelombang tegangan input sehingga faktor dayanya mendekati 1. Flyback Converter sebagai regulator tegangan mampu mempertahankan kestabilan tegangan output sebesar 12 volt dengan kontrol PID. Hasilnya Parallel Boost Converter sebagai Power Factor Correction dapat memperbaiki power factor sebesar 77.08%, yaitu dari 0.74 menjadi 0.92 saat tanpa EMI filter dan menjadi 0.96 saat menggunakan EMI filter.

[DOWNLOAD ABSTRACT]