Author : Muhammad Rendi Setiawan   , Arman Jaya, Moch.Machmud Rifadil
ABSTRAK

Pada mobil konvensional (yaitu menggunakan bahan bakar fosil) sekarang menggunakan pengereman mekanik sehingga sering terjadi pengereman keras sehingga semua roda berhenti sementara mobil yang masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Hal ini tentu sangat berbahaya terutama di jalan licin dan kelokan. Terdapat sistem dari pengereman yaitu pengereman dengan ABS (Anti-lock Braking System). Sistem ini merupakan rem anti terkunci yang merupakan sistem pengereman pada mobil agar tidak terjadi penguncian roda mobil ketika terjadi pengereman mendadak/keras. Pengereman dinamik merupakan pengereman yang menginjeksikan arus dc pada kutub salah satu kutub RST sumber motor BLDC. Pada proyek akhir ini dikembangkan pengaturan system pengereman motor BLDC dengan metode Dinamik dan dengan system Anti-lock Braking. Pengontrolan pengereman tersebut diimplementasikan secara langsung melalui ARM. ARM digunakan sebagai piranti untuk mengatur keluaran Buck Converter yang nantinya akan menginjeksikan Arus DC ke motor BLDC dan sebagai masukan dari sensor-sensor. Seperti yang dilakukan pada pecobaan ketika dibabani mobil listrik yaitu terlihat bahwa ketika kecepatan 20 km/jam memiliki waktu berhenti sbesar 3.59 detik dan jarak pengereman sebesar 3.9 meter.

[DOWNLOAD ABSTRACT]