Author : Eka Firmansyah Yogatama   , Era Purwanto, Anang Tjahjono
ABSTRAK

Menurut data dari biro pusat statistik Indonesia, pengguna sepeda motor di Indonesia pada tahun 2012 mencapai 76.381.183 kendaraan, dan hal ini masih terus berkembang seiring berjalannya waktu. Dari data ini, dapat kita pastikan bahwa sepeda motor merupakan primadona bagi pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. Hal ini menjadikan satu peluang bisnis yang besar bagi perusahaan sepeda motor akan tetapi di lain sisi, ketersediaan energi bahan bakar fosil semakin menipis. Menurut Chief Executive Officer dari British Petroleum, Tony Hayward, cadangan minyak di bumi hanya akan bertahan selama 42 tahun lagi. Sehingga penulis membuat satu modil pengisisan baterai pada sepeda motor listrik yang dapat digunakan di manapun selama ada sumber listrik jala-jala 220 V. Dalam proyek akhir ini modul pengisian baterai yang menggunakan sumber jala-jala PLN sebagai supply. Energi listrik lalu diturunkan dengan menggunakan trafo lalu disearahkan ldan tegangan akan dinaikkan nilainya dengan menggunakan boost converter. Tegangan keluaran dari boost converter akan dikontrol dengan menggunakan kontroler PI yang kemudian akan diumpan balik oleh sensor tegangan untuk proses charging baterai. Adapun parameter-parameter yang digunakan dalam dalam modul pengisian baterai ini adalah tegangan dan arus. Pengukuran dengan sensor tegangan memiliki error dibawah 0,1% dan pengukuran dengan sensor arus memiliki error dibawah 0,04%. Tegangan yang keluar dari boost converter adalah 13,6V. Arus yang keluar adalah 1,65 A setelah 35 menit maka arus akan turun menjadi 0,5 A. Dengan parameter tersebut, sistem pengisian baterai dapat digunakan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]