Author : Ade Rochmanu   , Era Purwanto, Endro Wahjono
ABSTRAK

Motor induksi banyak digunakan di industri, namun dalam penggunaannya motor induksi memiliki hal-hal yang kurang menguntungkan seperti nilai overshoot tinggi, settling time lama saat start dan bila terjadi pembebanan kecepatan motor induksi akan turun. Sliding mode control diperkenalkan dengan mengambil keuntungan dari karakteristik switching inverter untuk mengontrol mesin elektrik yang akan menghasilkan overshoot rendah dan settling time yang pendek dengan bentuk transient dan steady state yang baik. Sliding mode control didesain untuk beroperasi melebihi variable yang sama seperti digunakan pada metode DTC. Untuk meningkatkan performa putaran motor induksi pada kondisi ada gangguan, control putaran dengan sliding mode control akan diuraikan, dimana jenis control ini robust pada saat terjadi gangguan dengan variasi parameter dan torsi beban berubah. DTC digunakan sebagai paramater kontrol, untuk mencari torsi, fluks dan sudut yang nantinya akan digunakan sebagai penyulut inverter. Untuk kecepatan diambil dari kecepatan estimator, error dan delta error kecepatan putar sebagai masukan pada SMC. Kemudian pengaturan motor induksi melalui PC yang diinterfacekan dengan menggunakan PCI 1710 dengan menghubungkannya pada inverter 3 fasa dengan bantuan program matlab. Hasil dari simulasi kondisi berbeban, saat starting overshootnya 83 rad/s, time settlingnya 0,13s dan time risenya 0,02s. Pada kondisi perubahan beban, respon hampir tidak mengalami perubahan kecepatan atau bisa dikatahkan respon kecepatan stabil bila ada gangguan. Hasil dari integrasi matlab dengan PCI 1710 pada set point 1650rpm dalam kondisi tanpa beban mendapatkan respon kecepatan yang bervariasi antara 1624 hingga 1641rpm. Akan tetapi untuk implementasinya pada kondisi ada gangguan dengan menggunakan interface PCI1710 tidak dapat bekerja karena PCI 1710 tidak dapat bekerja pada frekuensi sampling tinggi sedangkan Sliding Mode Control dapat bekerja pada frekuensi tinggi.

[DOWNLOAD ABSTRACT]