Author : Gerry Fatculloh Vicky DH   , Yahya Chusna Arief
ABSTRAK

Energi listrik kini menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia industri maupun rumah tangga. Energi listrik didapatkan langsung dari sumber PLN dan energi listrik dari PLN sering mengalami gangguan. Gangguan yang terjadi pada energi listrik akan menyebabkan listrik padam dan menyebabkan peralatan elektronik mati secara tiba - tiba. Gangguan pada energi listrik yang terjadi sewaktu-waktu dapat merusak komponen peralatan. Dengan permasalahan diatas maka dibutuhkanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) 3 Fasa sebagai sumber energi listrik cadangan. Beban yang digunakan adalah motor induksi 3 fasa dengan hubungan delta yang akan di suplai oleh jala-jala PLN dan UPS, yang mana apabila jala-jala PLN mengalami gangguan atau mati maka relay pada UPS akan menutup dan UPS akan mensuplai beban tersebut. UPS ini dapat diaplikasikan pada industri yang memiliki masalah pemadaman listrik secara tiba-tiba. UPS ini terdiri dari accu sebanyak 8 buah (9 Ah) yang di seri sehingga menghasilkan 96 volt dan digunakan untuk suplai boost converter. Boost converter digunakan untuk menaikkan tegangan 96 volt menjadi 311 volt yang mana digunakan sebagai input dari inverter 3 fasa. Proses kontrol pada boost converter menggunakan kontrol PID yang di aplikasikan menggunakan mikrokontroler dengan cara membuat tegangan pada boost converter konstan sebesar 311 Volt. Tegangan keluaran boost converter sebesar 311 volt dikonversikan menjadi tegangan AC oleh inverter 3 fasa sebagai suplai beban. Pada proyek akhir ini tegangan keluaran inverter 3 fasa sebesar 220 VL-L, 50 Hz.

[DOWNLOAD ABSTRACT]