ANALISA KINERJA LDPC CODE PADA MIMO OFDM UNTUK DVB-T2 DENGAN DETEKTOR MMSE
ABSTRAK
Pemerintah saat ini telah menggunakan DVB-T sebagai standar penyiaran digital terrestrial untuk televisi tidak bergerak. Namun seiring berkembangnya teknologi maka pemerintah telah bersiap beralih pada teknologi DVB-T2. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan transmisi dalam kecepatan tinggi dengan kapasitas besar, dan tahan terhadap gangguan baik yang berupa derau maupun pelemahan sinyal. Namun DVB-T2 saat ini masih menggunakan teknologi MISO. Penelitian ini merepresentasikan kinerja dari LDPC code dengan menggunakan teknologi MIMO-OFDM dan detektor MMSE pada DVB-T2 yang dapat diamati melalui analisa nilai BER terhadap Eb/No (Energy per Bit to Noise Power Spectral Density Ratio). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa LDPC dengan coderate 1/2 mempunyai kinerja paling baik, dapat mencapai BER 10-6 pada SNR 2,66 dB. Untuk jumlah iterasi, semakin besar iterasi yang digunakan maka semakin baik kinerja DVB-T2. LDPC dengan 100 iterasi mampu mencapai BER 10-6 pada SNR 6,832 dB. Penerapan MIMO dapat meningkatkan kinerja DVB-T2 secara signifikan. DVB-T2 dengan menggunakan MIMO 2x4 mampu mencapai BER 10-6 pada SNR -6,591 dB. Modulasi QPSK mempunyai kinerja paling baik dibandingkan 16QAM dan 64QAM. QPSK mampu mencapai BER 10-7 pada SNR 7,6 dB. Detektor MMSE mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan detektor Zero forcing. Detektor MMSE mampu mencapai BER 10-6 pada SNR 4,9 dB
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer