SIMULASI DAN ANALISA KINERJA SISTEM DVB-T2 PADA PEMAKAIAN TURBO CODE
ABSTRAK
DVB-T2 (Digital and Video Broadcasting-Terrestrial Second Generation) merupakan solusi dominan untuk implementasi televisi digital, dimana DVB-T2 adalah pengembangan dari DVB-T (Digital and Video Broadcasting-Terrestrial First Generation). Pada penelitian proyek akhir ini dilakukan simulasi dan analisa kinerja sistem DVB-T2 menggunakan jenis modulasi PSK yaitu BPSK, QPSK dan 8-PSK. Juga digunakan Turbo Code rate 1â„3 sebagai Forward Error Correction (FEC) yang mampu menekan kuantitas Bit Error Rate (BER). Untuk penyederhanaan komputasi dalam proses simulasi, maka kanal yang digunakan adalah kanal ideal tanpa estimasi. Simulasi dilakukan dengan menganalisa nilai BER (Bit Error Rate) terhadap SNR (Signal to Noise Ratio). yang diterima oleh sistem. Penelitian dilakukan menggunakan 64 subcarrier pada sistem OFDM yang ditransmisikan melalui kanal Rayleigh. Ketika MIMO-OFDM tanpa Turbo Code, untuk mencapai BER 〖10〗^(-5), modulasi BPSK memerlukan SNR 23dB, modulasi QPSK memerlukan SNR 24dB dan modulasi 8-PSK memerlukan SNR 27dB. Ketika MIMO-OFDM dengan Turbo Code, untuk mencapai BER 〖10〗^(-5), modulasi BPSK memerlukan SNR 18dB, modulasi QPSK memerlukan SNR 19dB dan modulasi 8-PSK memerlukan SNR 22dB. Penggunaan Turbo Code dapat menghasilkan nilai SNR yang jauh lebih rendah dibandingkan tanpa Turbo Code atau dapat dikatakan bahwa Turbo Code dapat menghemat daya ±5dB.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer